images

The Last Airbender : I’ve lived in poverty because of your absence, Avatar

Director : M. Night Shyamalan

Writer : M. Night Shyamalan

Relased on : August 2010

Casts : Noah Ringer, Dev patel, Jackson Rathbone, Nicola Peltz, Shaun Toub

Udara, Air, Bumi, dan Api. 4 negara yang harusnya hidup dalam damai. Namun semuanya berubah sejak sang Avatar menghilang  dan Negara Api memulai peperangan.  100 tahun kemudian, Katara dan kakaknya, Sokka, menemukan Aang yang membeku di dalam es

Ternyata Aang adalah sang Avatar. Sayangnya, Aang langsung ditangkap oleh Zuko, Pangeran yang terbuang dari Negara Api. Untung Aang berhasil kabur. Bersama Katara dan Sokka, mereka pun berangkat dengan misi mengembalikan kedamaian dunia

Wtf. Kata yang ga berenti keluar dari mulut gue sepanjang nonton film ini. Sayangnya, kata itu ga gue teriakkan dengan ekspresi gembira separo ketawa kayak yang biasanya gue lakuin kalau ngeliat adegan yang bagus

Seperti para penduduk negara air dan bumi yang hilang arah tanpa Avatar, The Last Airbender juga bener bener kehilangan arah. Ceritanya yaampun datar bnget. Waktu pertarungan aja tensenya ga kerasa ya gimana mau kerasa deh kalau tiap mau ngeluarin jurus mereka harus melakukan gerakan gerakan aneh kayak joget joget gitu? –” Udah gitu ceritanya loncat loncat pula. Oke emang ditolong sama narasi dari Katara tapi kan tetep aja ga asik banget diikutin. Malesin

Mana penokohannya parah. Shyamalan matanya eror atau gimana ya? Seinget gue yang item – asia gitu kan Sokka sama Katara dan Zuko itu pangeran ganteng berkulit putih dengan muka garang dan bukan cowok india item dengan muka plonga plongo gitu -,- mungkin kalo Dev Patel yg jadi Sokka dan Jackson Rathbone jadi Zuko agak sedikit lebih masuk ya. Kan Sokka mukanya begok dan Zuko mukanya sok sokan. Dan Aangnya juga mukanya kemampleng banget. Sementara imagenya Aang adalah anak kecil yang super ceria dan suka ga sadar situasi dan banyak berlaku begok. Lah disini malah jadi gloomy banget begitu -_______- Simpelnya semua tokoh disini mukanya annoying. Cuma Iroh yang enggak. Laennya bikin gemes semua

Endingnya nggantung pula. Emang sih diliat dari tulisan “Book one : water” di awal cerita ini kayaknya bakal jadi trilogi tapi tetep aja itu endingnya terlalu nyebelin. Dan yang paling nyebelin spoiler – adegan Aang bikin ombak super gede yang terus gajadi tsunami itu. Itu antiklimaks banget. Padahal udah harap harap cemas bakal ngeliat adegan final yang lumayan oke yang bisa sedikit meningkatkan keasyikan eh ternyataaaaa

Special effectnya sih lumayan, tapi tetep aja gak nolong dan terkesan cuma jadi tempelan. Cerita yang ngebosenin dan loncat loncat. Cast yang parah. Penokohan yang buruk. Avatar super gloomy. Well maaf, tapi The Last Airbender fail. Untung gue ga nonton yang 3D. Bisa nangis meratapi duit tuh

Uncle Iroh : Your destinies are tied, Zuko

Gran Gran : He will begin to change hearts, and it is in the heart that all wars are won

Rate : 0,5 / 5

9 thoughts on “The Last Airbender : I’ve lived in poverty because of your absence, Avatar

    • Hahaha mungkin kalo nonton yang 3D pendapatnya beda karena lebih bisa merasakan efeknya, tapi ya gatau juga deh :B
      Kalo mau cari aman nonton yang 2D aja deh hhe

    • nah makanya itu karakternya hancur semua kan. mana mukanya pada kemampleng lagi
      Haha aku lebih minat sama Scott Pilgrim vs The World, hehe

  1. film last air bander sangat2 menjengkelkann…
    saya malu…nonton film ini…seperti buatan anak tk…sangat burukkkkk…kalau dbri nilai 0-10 nilaina,…0 Besar….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s